Di kawasan pesisir tersebut, seluruh peserta bergotong royong membersihkan sampah yang terbawa ombak sekaligus menanam cemara laut di sepanjang garis pantai.
Aksi sederhana itu menjadi gambaran nyata kepedulian berbagai elemen masyarakat terhadap kelestarian kawasan pesisir.
Selain mempercantik lingkungan, penanaman cemara laut juga diharapkan mampu memperkuat benteng alami pantai dari ancaman abrasi yang selama ini menjadi tantangan di sejumlah wilayah pesisir Semarang.
Mengusung semangat “Bersinergi untuk Laut yang Bersih, Pesisir yang Lestari, dan Masa Depan yang Berkelanjutan”, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya konservasi ekosistem Pulau Tirang sekaligus mendukung pengembangan kawasan sebagai desa wisata mangrove yang berkelanjutan.
Lebih dari sekadar aksi penghijauan, kegiatan ini juga diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran kolektif masyarakat untuk terus menjaga kebersihan dan kelestarian pesisir.












