BeritaSemarang Raya

Wali Kota Semarang: Pecinan Bukan Kawasan Kuno, tapi Ruang Budaya yang Hidup

48
×

Wali Kota Semarang: Pecinan Bukan Kawasan Kuno, tapi Ruang Budaya yang Hidup

Sebarkan artikel ini

“Kota Semarang ini bukan sekadar bicara masa lalu. Kota ini adalah titik pertemuan antara masa lalu dan masa kini, yang akan mendorong perahu kita maju menuju masa depan,” ujar Agustina dalam sambutannya.

Menurutnya, keberagaman yang telah menjadi karakter Kota Semarang perlu terus dirawat melalui kebersamaan.

Ia pun berharap Mooncake Festival dapat menjadi momentum untuk mempertemukan berbagai elemen masyarakat dalam suasana yang lebih hangat dan terbuka.

“Maka saya ingin hari ini kita bersama-sama menjadi satu,” katanya.

Pecinan sebagai Ruang Budaya yang Hidup

Bagi Agustina, kawasan Pecinan tidak semestinya dipandang sebagai kawasan lama yang tertinggal. Lebih dari itu, Pecinan merupakan ruang hidup yang menyimpan kekayaan sejarah, budaya, sekaligus interaksi sosial masyarakat.

“Kalau orang dulu melihat Pecinan sebagai kawasan yang kuno, tapi saya melihat sisi yang berbeda. Saya melihat ada keindahan, keakraban, keasyikan, dan gotong royong,” tuturnya.