Agustina juga mengingatkan masyarakat agar tidak memantik maupun menyalakan api secara sembarangan di sekitar kawasan TPA Jatibarang.
Peringatan tersebut disampaikan karena adanya potensi bahaya penyebaran gas metana di area sekitar TPA yang dapat meningkatkan risiko apabila terdapat sumber api.
Untuk memastikan informasi dan langkah pencegahan diterima hingga tingkat masyarakat, Agustina meminta camat dan lurah turun langsung memberikan edukasi kepada warga di wilayah masing-masing.
“Bapak dan Ibu Camat, mohon bantu sosialisasi untuk pemakaian masker dan pelindung diri di ruang terbuka, terutama bagi warga di wilayah terdampak paparan asap,” ujar Agustina.
Di sisi lain, Pemkot Semarang tetap menyiagakan layanan kesehatan bagi masyarakat dan petugas yang berada di wilayah terdampak.
Puskesmas di wilayah terdampak serta Posko Kesehatan TPA Jatibarang disiagakan selama 24 jam untuk memberikan pelayanan, terutama bagi warga maupun petugas yang mengalami keluhan gangguan pernapasan.












