Kebakaran yang terjadi pada Kamis,4 Juni 2026 lalu diduga disebabkan oleh korsleting listrik.
Peristiwa tersebut menghanguskan sebuah rumah yang dihuni oleh tiga kepala keluarga, termasuk keluarga Memet.
Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang bergerak cepat melakukan pendampingan dan membantu proses pemulihan pascakebakaran.
Langkah tersebut mendapat apresiasi dari keluarga korban yang merasakan langsung dukungan dari berbagai pihak.
Perwakilan keluarga korban, Wawan, menyampaikan terima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan oleh Pemerintah Kota Semarang.
Menurutnya, dukungan datang dari berbagai unsur, mulai dari aparatur tingkat kelurahan dan kecamatan hingga anggota DPRD.
“Pemerintah Kota Semarang sangat membantu sekali untuk bantuannya di segala lingkungan,” kata Wawan.
“Dari ASN kelurahan, kecamatan, sampai anggota DPRD juga sangat membantu untuk kelanjutan pembangunan di rumah saya yang terdampak musibah kebakaran,” imbuhnya.












