Nasional

81 Tahun Pertempuran Lima Hari, Rumah PoHan Ajak Publik Menggali Kisah Perjuangan Semarang

22
×

81 Tahun Pertempuran Lima Hari, Rumah PoHan Ajak Publik Menggali Kisah Perjuangan Semarang

Sebarkan artikel ini

Pameran ini diselenggarakan oleh Rumah PoHan bersama Dinas Arsip dan Perpustakaan Kota Semarang, dengan dukungan Program Studi Ilmu Sejarah Universitas Negeri Semarang (Unnes).

Kurator pameran, Kesit Widjanarko, mengatakan bahwa kegiatan tersebut bertujuan mengajak masyarakat memahami kembali posisi Semarang dalam sejarah perjuangan nasional.

Menurutnya, Pertempuran Lima Hari tidak hanya perlu dikenang melalui kronologi pertempuran, tetapi juga melalui penelusuran tokoh, dinamika perjuangan, serta pengalaman masyarakat yang terlibat di dalamnya.

Ia menjelaskan, pemilihan judul “DARI SEMARANG KITA MULAI” terinspirasi dari pernyataan Jenderal Besar Abdul Haris Nasution yang menempatkan Pertempuran Lima Hari di Semarang sebagai pertempuran besar pertama dalam sejarah revolusi nasional Indonesia.

“Judul DARI SEMARANG KITA MULAI bersumber dari pernyataan Jenderal Besar A.H. Nasution yang menempatkan Pertempuran Lima Hari di Semarang sebagai pertempuran besar pertama dalam sejarah revolusi nasional Indonesia. Kami ingin mengajak publik melihat kembali posisi penting Semarang dalam sejarah nasional,” ujar Kesit.