BeritaRegional

Akademisi UNDIP Soroti Kompleksitas Banjir Semarang, Dorong Kolaborasi Lintas Sektor

5
×

Akademisi UNDIP Soroti Kompleksitas Banjir Semarang, Dorong Kolaborasi Lintas Sektor

Sebarkan artikel ini

Ket.foto: Pakar hidrologi UNDIP sekaligus Ketua Forum DAS Jawa Tengah, Prof. Dr. Ir. Sriyana, M.S.

SEMARANG, (Repronews.id) – Kompleksitas persoalan banjir di Kota Semarang memerlukan penanganan yang terintegrasi dan melibatkan berbagai pihak. Hal tersebut disampaikan Pakar Hidrologi Universitas Diponegoro (UNDIP) sekaligus Ketua Forum Daerah Aliran Sungai (Fordas) Jawa Tengah, Prof. Dr. Ir. Sriyana, M.S., menanggapi penjelasan Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng terkait tantangan pengendalian banjir di wilayah tersebut.

Menurut Sriyana, banjir yang sempat melanda kawasan Ngaliyan beberapa waktu lalu tidak hanya dipengaruhi oleh tingginya curah hujan, tetapi juga karakteristik geografis daerah setempat.

Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pada 14–15 Mei 2026, curah hujan di wilayah Ngaliyan mencapai 50 hingga 100 milimeter per hari atau masuk kategori hujan lebat.