Agustina juga optimistis para pelaku seni asal Semarang memiliki peluang besar untuk tampil di panggung nasional maupun internasional.
Optimisme itu didasarkan pada keberhasilan salah satu kelompok seni Kota Semarang yang baru saja menggelar pertunjukan budaya di Rotterdam, Belanda, dan mendapat apresiasi dari masyarakat internasional.
Menurutnya, pencapaian tersebut membuktikan bahwa seni budaya Semarang memiliki kualitas yang mampu bersaing sekaligus menjadi duta budaya Indonesia di tingkat global.
“Kami ingin anak-anak muda yang menekuni seni memiliki masa depan yang baik. Seni budaya bukan hanya warisan yang dijaga, tetapi juga peluang yang dapat membawa mereka tampil dan berprestasi di tingkat dunia,” ungkapnya.
Melalui berbagai program pelestarian budaya tersebut, Agustina berharap budaya terus menjadi perekat hubungan antarmasyarakat sekaligus memperkuat posisi Kota Semarang sebagai kota yang modern, maju, namun tetap berakar kuat pada nilai-nilai tradisi dan kearifan lokal.












