BeritaRegional

Bukan Sekadar Festival, Grebeg Subali 2026 Ajak Warga Merawat Ingatan Kampung

13
×

Bukan Sekadar Festival, Grebeg Subali 2026 Ajak Warga Merawat Ingatan Kampung

Sebarkan artikel ini

Ketika Sejarah Kampung Hidup Lewat Cerita

Bagi masyarakat Krapyak, sejarah tidak selalu ditemukan dalam buku atau arsip resmi. Sebagian justru bertahan melalui cerita yang disampaikan secara lisan dari orang tua kepada anak-anak mereka.

Cerita mengenai perubahan ruang kampung menjadi salah satu bagian yang coba diangkat dalam Grebeg Subali 2026.

Salah satunya adalah Randu Alas, pohon randu berukuran besar yang dahulu menjadi bagian dari lanskap Krapyak.

Ada pula kisah tentang Dalan Kebo, jalur yang pada masa lalu digunakan sebagai lintasan kerbau untuk membantu menggarap sawah dan kini telah berubah menjadi Jalan Subali Raya.

Penanda fisiknya mungkin telah hilang seiring perubahan zaman. Namun, cerita yang menyertainya masih tersimpan dalam ingatan sebagian masyarakat.

Jejak-jejak semacam inilah yang kemudian menjadi sumber inspirasi festival.

Kurator Grebeg Subali 2026, Tri Subekso, menjelaskan tema “Ngeling, Ngilo, Nginguk” menggambarkan perjalanan melihat masa lalu, bercermin pada kondisi saat ini, kemudian menatap masa depan.