BeritaGaya HidupRegional

Bukan Sekadar Musik, Karawitan Jadi Jalan Warga Binaan Lapas Semarang Menempa Diri

32
×

Bukan Sekadar Musik, Karawitan Jadi Jalan Warga Binaan Lapas Semarang Menempa Diri

Sebarkan artikel ini

Bagi warga binaan yang mengikuti latihan, kegiatan tersebut juga memberikan pengalaman berbeda dalam menjalani masa pembinaan.

Salah seorang warga binaan mengaku latihan karawitan memberikan dampak positif terhadap kondisi pikiran.

Di tengah rutinitas kehidupan di dalam lapas, memainkan gamelan menjadi salah satu cara untuk mengisi waktu dengan kegiatan yang produktif.

“Latihan ini sangat membantu menenangkan pikiran. Ada rasa bangga tersendiri karena kami bisa mengisi waktu dengan kegiatan yang melestarikan seni dan budaya sendiri,” ungkapnya.

Lebih dari sekadar aktivitas seni, latihan karawitan menjadi ruang bagi warga binaan untuk belajar tentang kebersamaan.

Tidak ada satu instrumen yang dapat berdiri sendiri. Setiap bunyi harus ditempatkan pada ketukan dan irama yang tepat agar menghasilkan sebuah komposisi yang harmonis.

Nilai itulah yang kemudian diharapkan dapat dibawa para warga binaan dalam kehidupan setelah mereka menyelesaikan masa pidana.