SEMARANG, (Repronews.id) – Senyum lega menghiasi wajah Bayu Mulya Permadi saat akhirnya melangkah keluar dari gerbang Lembaga Pemasyarakatan (Lapas).
Setelah menjalani masa pidana akibat kasus penyalahgunaan narkotika, warga binaan pemasyarakatan (WBP) tersebut kini kembali ke tengah masyarakat melalui program Cuti Bersyarat (CB).
Namun, kepulangan Bayu Mulya kali ini bukan sekadar tentang bebas dari balik jeruji. Ia membawa bekal perubahan yang diperolehnya selama menjalani proses pembinaan di dalam lapas.
Salah satunya adalah keberhasilannya menyelesaikan Program Pembinaan Keagamaan Smart Pesantren tingkat Marhalah Wustha atau kelas menengah.
Berdasarkan penilaian Sistem Penilaian Pembinaan Narapidana (SPPN), Bayu Mulya berhasil memperoleh predikat Kategori Baik dengan nilai 7,5 dari skala 10.
Di tengah masa pidananya, ia juga aktif mengikuti program pembinaan kemandirian. Bayu Mulya mengasah keterampilan melalui kegiatan di greenhouse hingga area peternakan lele yang menjadi bagian dari program pembekalan bagi warga binaan.












