Per September 2026, perencanaan teknis Giant Sea Wall disebut telah mencapai sekitar 80 persen. Pembangunan fisik ditargetkan memasuki tahap groundbreaking pada akhir 2026 atau awal 2027.
Mencari Material yang Tepat
Besarnya skala pembangunan pengaman pantai membuat kebutuhan material menjadi perhatian tersendiri.
Giant Sea Wall Pantura direncanakan membentang sekitar 575 kilometer. Proyek tersebut tentu membutuhkan material konstruksi dalam jumlah sangat besar.
Di tengah kebutuhan itu, tim peneliti Departemen Teknik Sipil dan Lingkungan Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (UGM), Prof Ali Awaluddin dan Dr Rafif Zufarihsan, menawarkan FABA sebagai salah satu alternatif.
Ali menjelaskan, produksi FABA secara nasional diperkirakan mencapai sekitar 25,2 juta ton per tahun. Sebagian sumbernya berasal dari pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) yang tersebar di sepanjang Pantura.












