“Kalau lima unit armada saat ini belum mendapatkan alokasi BBM karena anggarannya dialihkan pada saat penyusunan DPA, hal itu dapat diselesaikan melalui pergeseran anggaran internal. Belum diperlukan Belanja Tidak Terduga karena kondisi Kota Semarang juga tidak sedang dalam situasi kedaruratan,” jelasnya.
Di sisi lain, upaya pencegahan yang selama ini dilakukan Damkar bersama masyarakat menunjukkan hasil positif.
Data Pemkot Semarang mencatat jumlah kejadian kebakaran terus mengalami penurunan dalam beberapa tahun terakhir.
Pada 2023 terdapat 489 kasus kebakaran, kemudian turun menjadi 341 kasus pada 2024, kembali menurun menjadi 282 kasus sepanjang 2025, dan hingga Juli 2026 tercatat sebanyak 192 kejadian.
Penurunan angka kebakaran tersebut turut berdampak pada penggunaan bahan bakar armada yang relatif lebih rendah dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.












