“BNI berkomitmen mendukung pertumbuhan UMKM melalui berbagai skema pembiayaan yang mudah diakses dan sesuai kebutuhan usaha,” ujar Zuhdi.
“Yang terpenting adalah dana yang diperoleh digunakan secara produktif sehingga mampu meningkatkan omzet, memperluas pasar, dan menciptakan lapangan kerja,” lanjutnya.
Selanjutnya, Ketua Tim Analis Kredit Produktif Bank Jateng, Anneke Kristina, menjelaskan mekanisme analisis kredit serta berbagai aspek yang menjadi pertimbangan perbankan sebelum memberikan pembiayaan kepada pelaku usaha.
Ia menekankan pentingnya kesiapan administrasi serta pengelolaan keuangan yang baik agar peluang memperoleh pembiayaan semakin besar.
“Pelaku UMKM perlu membangun rekam jejak usaha yang baik, mulai dari administrasi, pencatatan keuangan, hingga legalitas usaha,” kata Anneke.
“Dengan demikian proses analisis kredit akan lebih mudah dan peluang mendapatkan pembiayaan menjadi semakin besar,” jelasnya.












