Sementara pada sejumlah titik di Jalan Kalipancur yang mengalami kerusakan berat, penanganan dilakukan melalui penggalian badan jalan, pemasangan cerucuk bambu, pengisian material lapis pondasi agregat (LPA), kemudian dilanjutkan dengan pengaspalan untuk memperkuat struktur jalan.
Selain mempercepat perbaikan fisik, Pemerintah Kota Semarang juga terus berkoordinasi dengan instansi terkait dalam pengawasan kendaraan angkutan material yang melintasi ruas tersebut.
Upaya itu dilakukan agar penanganan tidak hanya berfokus pada perbaikan jalan, tetapi juga menyasar faktor penyebab kerusakan.
Suwarto mengapresiasi partisipasi masyarakat yang aktif melaporkan kondisi jalan rusak.
Menurutnya, informasi dari warga sangat membantu pemerintah dalam mempercepat identifikasi kerusakan sehingga penanganan dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan terukur.












