Kiai Budi juga menyoroti kawasan Gombel Lama hingga Gunungpati yang dinilai memiliki fungsi penting dalam sistem tata air Kota Semarang.
Kawasan tersebut, menurutnya, menjadi salah satu wilayah penyangga ketersediaan air sehingga pembangunan berskala besar harus mempertimbangkan daya dukung lingkungan, risiko geologi, dan keselamatan permukiman.
“Kalau Pakuwon kita telisik secara hukum juga status tanahnya, izinnya, kemudian apakah dia punya keberanian untuk berbagi dengan masyarakat lingkungannya, saya siap hadir membela warga karena hati saya memang menyangkut kealaman,” ujarnya.
Pemerintah Diminta Tegas Evaluasi Pembangunan
Lebih lanjut, Kiai Budi mengingatkan pemerintah agar tidak memberikan keleluasaan kepada investor tanpa terlebih dahulu memastikan dampak pembangunan terhadap lingkungan dan masyarakat.
Ia menilai pemerintah harus berani mengambil sikap, termasuk menolak atau menghentikan kegiatan pembangunan apabila hasil pemeriksaan membuktikan adanya pelanggaran aturan maupun dampak negatif yang membahayakan warga.












