Selain melakukan penataan organisasi, Agustina juga tengah menyiapkan penguatan budaya kerja berbasis kinerja. Pemerintah Kota Semarang saat ini menyusun skema tambahan penghasilan pegawai yang lebih terukur berdasarkan capaian target kerja masing-masing perangkat daerah.
“Kami ingin membangun budaya kerja yang memberikan penghargaan kepada mereka yang mampu mencapai target. Ke depan, setiap capaian kinerja akan mendapatkan apresiasi melalui tambahan tunjangan. Harapannya, birokrasi semakin produktif dan pelayanan kepada masyarakat semakin berkualitas,” jelasnya.
Menurut Agustina, kualitas SDM aparatur menjadi faktor penting dalam mendukung berbagai agenda strategis Kota Semarang, termasuk persiapan sebagai tuan rumah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional XXXI pada September 2026.
“Kita akan menjadi tuan rumah MTQ Nasional. Ini membutuhkan kerja sama lintas perangkat daerah, kesiapan infrastruktur, pelayanan yang prima, hingga SDM yang responsif dan inklusif. Bahkan akan ada penampilan penyandang disabilitas dalam rangkaian kegiatan, sehingga seluruh jajaran harus mampu memberikan pelayanan terbaik kepada semua pihak,” katanya.












