Perbedaan tingkat pemahaman antara generasi pendiri bangsa dan generasi muda saat ini menjadi salah satu latar belakang lahirnya kegiatan bertajuk “Pemantapan Nilai-Nilai Pancasila bagi Pelajar dan Remaja”.
Program tersebut dirancang untuk mengintegrasikan kreativitas, kemampuan teknologi informasi, dan pola kerja cepat generasi muda ke dalam aktivitas yang positif dan produktif.
Ketua IKA Lemhannas Jawa Tengah, Sri Puryono, mengatakan kegiatan tersebut merupakan upaya konkret untuk menjaga dan merawat nilai-nilai Pancasila agar tetap hidup dalam kehidupan generasi penerus bangsa.
“Program ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman, kesadaran, dan pengamalan nilai-nilai gotong royong, toleransi, serta musyawarah dalam kehidupan sehari-hari, khususnya bagi pelajar dan remaja di Kecamatan Banyumanik dan Kota Semarang pada umumnya,” ujar Sri Puryono.












