Sebagai bagian dari program tersebut, panitia menggelar Lomba Video Pendek dengan tema “Cerita Kita, Nilai Pancasila”.
Kompetisi ini menjadi wadah kreativitas digital bagi pelajar dan remaja untuk mengekspresikan implementasi nilai-nilai Pancasila di lingkungan sekitar.
Peserta yang berasal dari kategori SMP, SMA, dan Karang Taruna diminta membuat video berdurasi 30 hingga 90 detik yang menggambarkan praktik nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
Sebagai puncak kegiatan, sebanyak 100 peserta terbaik akan diundang mengikuti Diskusi Remaja bertema “Pancasila bagi Generasi Milenial dan Gen Z”.
Forum tersebut diharapkan menjadi ruang dialog dan pertukaran gagasan mengenai tantangan yang dihadapi generasi muda di era digital.
Sri Puryono menambahkan, pendekatan berbasis teknologi digital menjadi langkah strategis agar Pancasila tidak hanya dipahami sebagai hafalan formalitas, tetapi benar-benar menjadi pedoman dalam kehidupan sehari-hari.












