“Kata kuncinya adalah meningkatkan disiplin, integritas, dan prestasi. Ayo bangkit generasi muda, diawali dengan peringatan Hari Kebangkitan Nasional tahun 2026 dengan tema ‘Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara’,” tegasnya.
Turut hadir dalam rapat tersebut Sekretaris DPD IKAL LEMHANNAS RI Jawa Tengah, Muhammad Nawir, yang menekankan pentingnya penyusunan konsep program secara matang dan sistematis.
Ia menyampaikan bahwa keberhasilan Program Sekolah Bela Negara sangat ditentukan oleh kesiapan perangkat pelaksanaan, mulai dari penyusunan Term of Reference (TOR), silabus pembelajaran, hingga konsep implementasi yang terukur dan berkelanjutan.
Menurut Nawir, program bela negara harus dirancang tidak hanya sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi bagian dari budaya pendidikan yang mampu membentuk pola pikir dan karakter siswa secara konsisten.












