“Hari ini ada kegiatan Katolik, Kristen, kemudian nanti peringatan Maulid Nabi di Kauman. Inilah indahnya Kota Semarang, sebuah kebersamaan yang memberikan keberkahan dan kedamaian luar biasa,” ujar Agustina.
Menurutnya, tradisi saling mendukung antarumat beragama merupakan modal sosial penting bagi Kota Semarang.
Pemerintah, kata dia, akan terus mendorong terciptanya ruang kebersamaan tanpa membedakan latar belakang keyakinan.
“Dukungan pemerintah kota maupun antarumat beragama kita lakukan secara tulus dan ikhlas. Dukungan dari umat agama lain saat perayaan Natal, Paskah, maupun agenda besar keagamaan lainnya menunjukkan betapa kuatnya rasa persaudaraan di kota ini,” katanya.
Dari Paroki Bongsari, rangkaian kunjungan berlanjut ke GKJ Semarang Timur.
Di tempat tersebut, Agustina menghadiri Festival Paduan Suara Gerejawi Klasis GKJ Semarang Timur.












