“Kadang kita terlalu sibuk mengejar masa depan hingga lupa kepada orang yang sejak awal selalu memperjuangkan masa depan kita,” kata Wali Kota Semarang yang sering disapa Agustina itu.
“Ibu tidak pernah berhenti mencintai, mendoakan, dan menunggu anak-anaknya pulang. Film ini mengingatkan kita untuk tidak terlambat menunjukkan kasih sayang kepada orang tua,” imbuhnya.
Film garapan sutradara Hadrah Daeng Ratu itu mengangkat kisah Ristiana, seorang ibu tunggal yang berjuang membesarkan tiga anaknya dengan penuh pengorbanan.
Namun setelah anak-anaknya berhasil meraih kesuksesan, kesibukan dan ego perlahan membuat mereka menjauh dari sosok ibu yang selama ini menjadi penopang keluarga.
Agustina menilai cerita tersebut merupakan gambaran nyata yang banyak terjadi di masyarakat.
Menurutnya, banyak orang tua yang sebenarnya tidak kekurangan secara materi, tetapi mendambakan perhatian dan kebersamaan dengan anak-anak mereka.












