Selain menjadi forum pengembangan kapasitas kepemimpinan, studi banding itu juga dimanfaatkan untuk mempererat hubungan antarmahasiswa lintas perguruan tinggi guna menciptakan sinergi organisasi yang lebih kuat dan berkelanjutan.
Rifqi menambahkan, tema yang diangkat mencerminkan tiga nilai utama yang dibutuhkan dalam kepemimpinan organisasi masa kini, yakni kolaborasi, inovasi, dan adaptasi.
“Kolaborasi menjadi dasar dalam membangun solidaritas dan kerja sama. Inovasi diperlukan untuk menghadirkan gagasan-gagasan kreatif dalam organisasi, sedangkan adaptasi menjadi kemampuan penting untuk menghadapi tantangan dan perubahan di era modern,” katanya.
Melalui kegiatan tersebut, pihaknya berharap dapat mendorong terciptanya lingkungan organisasi mahasiswa yang lebih aktif, progresif, dan produktif dalam melahirkan calon-calon pemimpin muda yang berintegritas serta memiliki kepedulian terhadap masyarakat.












