Meski berhasil mempertahankan prestasi tersebut, Agustina menegaskan bahwa pemerintah tidak akan berpuas diri. Menurutnya, berbagai pembenahan dan inovasi akan terus dilakukan untuk meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan sekaligus memperkuat pelayanan publik yang semakin efektif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Ia mengatakan, Pemerintah Kota Semarang juga terus membuka diri untuk mempelajari berbagai praktik terbaik dari daerah lain sebagai referensi dalam mempercepat pembangunan kota.
Beragam inovasi, mulai dari pengelolaan ruang terbuka hijau, peningkatan kualitas sumber daya manusia, hingga penguatan sistem pelayanan publik berbasis digital, akan menjadi perhatian dalam upaya mewujudkan pemerintahan yang semakin baik.
“Kami harus terus belajar. Kami ingin mempelajari berbagai inovasi dari daerah lain, mulai dari pengelolaan taman, peningkatan kualitas sumber daya manusia, hingga penguatan sistem pelayanan publik berbasis digital. Mudah-mudahan Kota Semarang dapat terus mencapai kemajuan yang maksimal dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” pungkasnya.












