BeritaRegional

Wali Kota Semarang Tegaskan Trans Semarang Berorientasi pada Layanan, Bukan Bisnis

5
×

Wali Kota Semarang Tegaskan Trans Semarang Berorientasi pada Layanan, Bukan Bisnis

Sebarkan artikel ini

Kebijakan tersebut menjadi bagian dari upaya memperbaiki kualitas layanan sekaligus mengurangi dampak lingkungan dari penggunaan armada tua.

“Ikon Kota Semarang itu sempat dijuluki cumi-cumi darat karena kumpulan asap hitam yang keluar dari bus-bus berusia lebih dari 10 tahun,” ujar Agustina.

Ia menyebut terdapat 132 bus berusia di atas 10 tahun yang akan diganti. Dari jumlah tersebut, dua unit di antaranya disiapkan menggunakan bus listrik.

Dorong Transportasi Publik yang Inklusif

Dalam forum tersebut, Agustina juga menegaskan pentingnya memastikan transportasi publik dapat digunakan seluruh warga, termasuk penyandang disabilitas.

Karena itu, pengadaan armada pengganti diarahkan tidak hanya pada aspek teknologi dan efisiensi energi, tetapi juga kemudahan akses bagi penumpang.

“Kami terus dorong agar armada pengganti untuk bus berusia di atas 10 tahun ini menggunakan bus listrik. Selain ramah lingkungan, kami memastikan desain pintu dan fasilitasnya ramah bagi penyandang disabilitas,” katanya.