BeritaRegional

240 Kasus HIV Baru Ditemukan di Semarang, Dinkes Tekankan Pentingnya Skrining Dini

36
×

240 Kasus HIV Baru Ditemukan di Semarang, Dinkes Tekankan Pentingnya Skrining Dini

Sebarkan artikel ini

Masyarakat diingatkan bahwa HIV tidak menular melalui kontak sosial sehari-hari seperti berjabat tangan, berpelukan, berbagi peralatan makan, bekerja bersama, maupun aktivitas sosial lainnya.

Menurut Hakam, ODHIV tetap dapat menjalani kehidupan secara sehat, produktif, dan normal selama menjalani terapi ARV secara rutin sesuai anjuran tenaga kesehatan.

Berbagai langkah pencegahan dan pengendalian HIV terus dilakukan Pemerintah Kota Semarang melalui edukasi dan promosi kesehatan, perluasan layanan konseling dan tes HIV, penyediaan pengobatan ARV, pencegahan penularan dari ibu ke anak, pendampingan kepatuhan pengobatan, hingga penguatan kolaborasi lintas sektor bersama fasilitas kesehatan, organisasi masyarakat, dan komunitas peduli HIV/AIDS.

Dinkes Kota Semarang juga mengajak masyarakat yang merasa memiliki faktor risiko atau ingin mengetahui status kesehatannya untuk memanfaatkan layanan tes HIV di fasilitas kesehatan terdekat.