SEMARANG, (Repronews.id) – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat terkait amblasnya Jalan Jembawan I, Kelurahan Kalibanteng Kulon, Kecamatan Semarang Barat.
Penanganan dilakukan secara kolaboratif bersama Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana dan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Semarang guna memastikan solusi yang menyeluruh dan berkelanjutan.
Kepala Disperkim Kota Semarang, Murni Ediati, mengatakan hasil survei lapangan menunjukkan penurunan jalan sepanjang 41 meter itu dipicu kondisi talud Sungai Silandak yang mengalami kemiringan dan rembesan.
Aliran air yang terus menggerus pondasi talud menyebabkan tanah di bawah badan jalan ikut tertarik hingga memicu amblesnya jalan.
“Penanganan perlu dilakukan secara komprehensif. Sumber persoalan ada pada talud, sehingga perlu ditangani terlebih dahulu agar perbaikan jalan dapat bertahan optimal,” kata Murni.












