SEMARANG (Repronews.id) – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya melalui pembangunan infrastruktur, tetapi juga dengan memperkuat perlindungan sosial bagi warga yang menghadapi berbagai persoalan kehidupan.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyaluran santunan kepada 1.000 anak yatim, piatu, dan yatim piatu serta peluncuran aplikasi Elektronik Santunan Kematian (E-SANKEM) oleh Dinas Sosial Kota Semarang, Kamis, 25 Juni 2026.
Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti mengatakan Bahwa pemerintah memiliki tanggung jawab untuk memberikan pendampingan kepada masyarakat yang sedang menghadapi masa-masa sulit, termasuk anak-anak yang kehilangan orang tua maupun keluarga yang tengah berduka.
“Kami ingin memastikan bahwa anak-anak yatim tetap memiliki harapan dan masa depan. Pemerintah Kota Semarang hadir untuk mendampingi mereka,” Ujar Wali Kota Semarang yang akrab disapa Agustina itu.












