SEMARANG, (Repronews.id) – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang melakukan penyesuaian belanja dalam proses Perubahan APBD 2026. Kebijakan tersebut diambil sebagai langkah kehati-hatian menyikapi realisasi pendapatan daerah yang belum sesuai target, di tengah perlambatan pertumbuhan ekonomi nasional dan berkurangnya dana transfer dari pemerintah pusat.
Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kota Semarang, Handi Priyanto mengatakan rasionalisasi dilakukan dengan menata kembali postur belanja agar kondisi kas daerah tetap terjaga hingga akhir tahun.
Menurut Handi, penyesuaian tersebut merupakan langkah realistis setelah pemerintah melihat perkembangan kondisi ekonomi dan penerimaan daerah sepanjang 2026.
“Saat penyusunan APBD pertengahan tahun lalu, optimisme terhadap target pendapatan memang tinggi karena tren ekonomi mendukung. Namun kondisi lapangan tahun ini berbeda sehingga butuh penyesuaian yang realistis,” ujar Handi, Jumat (14/8/2026).












