KENDAL, (Repronews.id) – Pertumbuhan kawasan industri di Kabupaten Kendal membawa peluang ekonomi yang besar. Namun, di balik geliat investasi tersebut, persoalan pesisir perlahan menjadi tantangan yang tidak bisa diabaikan.
Banjir rob, abrasi, dan penurunan muka tanah kini menjadi perhatian serius. Jika tidak ditangani secara terintegrasi, kondisi tersebut berpotensi mengganggu aktivitas industri sekaligus memengaruhi daya tarik investasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kendal.
Pemerintah pun mulai mencari berbagai langkah untuk menjaga kawasan pesisir tetap aman, sekaligus memastikan kebutuhan dasar masyarakat dan industri terhadap air bersih dapat terpenuhi.
Salah satu opsi yang tengah dikaji adalah pemanfaatan Fly Ash and Bottom Ash (FABA), material sisa pembakaran batu bara, sebagai bahan alternatif untuk mendukung pembangunan infrastruktur pengaman pantai.












