SEMARANG, (Repronews.id) – Pengasuh Pondok Pesantren Al Islah Tembalang, Kota Semarang, Kiai Budi Harjono, menyatakan penolakan terhadap pembangunan Pakuwon Mall di kawasan Gombel Lama apabila terbukti menimbulkan kerusakan lingkungan dan merugikan masyarakat sekitar.
Menurutnya, pembangunan tidak boleh hanya berorientasi pada kepentingan investasi dan keuntungan ekonomi, tetapi harus memperhatikan kelestarian alam serta keselamatan masyarakat.
Ia menegaskan, tanah, air, udara, dan seluruh unsur kehidupan merupakan bagian penting dari keberlangsungan hidup manusia sehingga tidak boleh dieksploitasi secara berlebihan.
“Kalau boleh secara radikal, saya menolak proyek Pakuwon,” tegas Kiai Budi, belum lama ini.
Ia meminta polemik pembangunan Pakuwon Mall ditelusuri secara menyeluruh, mulai dari dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL), status kepemilikan tanah, kelengkapan perizinan, hingga dampak pembangunan terhadap masyarakat yang tinggal di sekitar proyek.












