Konsep itu diharapkan membuat ketahanan pangan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah. Dari halaman rumah, lingkungan RT, hingga RW, masyarakat dapat ikut mengambil peran dalam menyediakan sebagian kebutuhan pangannya sendiri.
Bank Indonesia Beri Apresiasi
Langkah Pemkot Semarang dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan turut mendapat perhatian dari Bank Indonesia.
Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah, Andi Reina Sari, menilai Kempling Semar menjadi inovasi yang mampu mendekatkan intervensi pemerintah terhadap kebutuhan masyarakat.
Menurutnya, program tersebut tidak hanya menyentuh persoalan harga, tetapi juga membantu memastikan masyarakat mendapatkan akses terhadap pangan dengan lebih mudah.
“Kami mengapresiasi komitmen Kota Semarang yang konsisten melakukan langkah nyata dalam menjaga stabilitas pasokan dan keterjangkauan harga. Kempling Semar menjadi bentuk intervensi yang tepat waktu dan langsung dirasakan masyarakat,” ujar Andi.












