“Waktu itu saya ditawarin sama Bang Hotman Paris untuk bergabung di Kantor Hukum Miliknya, tapi saya ingin memperkuat kemampuan terlebih dahulu, baik dalam penyusunan dokumen hukum, negosiasi, maupun analisis hukum secara menyeluruh,” kata Kalim, saat dihubungi wartawan, Senin, 8 Juni 2026.
Pilihan itu tidak terlepas dari perjalanan hidupnya yang penuh perjuangan. Lahir di Kabupaten Pati pada 10 Juli 1995, Kalim tumbuh tanpa sosok ayah.
Ayah Kalim meninggal ketika dirinya masih berusia satu bulan. Kemudian Kalim dibesarkan oleh seorang ibu tunggal dengan segala keterbatasan ekonomi yang ada.
Sejak kecil, semangat untuk mengubah nasib telah tertanam kuat dalam dirinya. Melalui jalur beasiswa, ia berhasil menempuh pendidikan di sejumlah sekolah unggulan, mulai dari SD Negeri Kajen, SMP Negeri 1 Margoyoso, hingga SMA Negeri 2 Pati yang diselesaikannya pada tahun 2014.












