Ia menutup dengan menegaskan bahwa kecerdasan tanpa etika akan kehilangan arah, sementara kecerdasan yang disertai budi pekerti akan menjadi kekuatan yang menginspirasi.
“Teruskan perjuangan Kartini dengan cara nyata: berprestasi tanpa melupakan jati diri, maju bersama teknologi tanpa meninggalkan tradisi,” tandasnya.***(bgy)












