BeritaRegional

Murid Piwulang Becik Semarang Belajar Nilai Kehidupan Lewat Pementasan Cerita Malin Kundang

44
×

Murid Piwulang Becik Semarang Belajar Nilai Kehidupan Lewat Pementasan Cerita Malin Kundang

Sebarkan artikel ini

Salah satu pesan yang menurutnya penting untuk direnungkan adalah mengenai hubungan antara anak dan orang tua.

Suratmin menyoroti fenomena sebagian orang tua yang telah memasuki usia lanjut dan harus tinggal di panti karena anak-anak mereka tidak dapat memberikan pendampingan secara langsung akibat kesibukan.

“Saya banyak menemukan saat ini orang tua di akhir hayatnya kemudian dititipkan di panti hanya karena kesibukan anaknya,” ujar Suratmin.

Karena itu, ia berharap pesan moral dalam cerita Malin Kundang dapat menjadi pengingat bagi generasi muda agar tetap menghormati, menyayangi, dan memberikan perhatian kepada orang tua.

Menurutnya, nilai-nilai yang terkandung dalam sebuah cerita akan menjadi lebih bermakna ketika dapat dikaitkan dengan kehidupan sehari-hari.

Menjadikan Pengalaman sebagai Bagian dari Pendidikan

Pementasan Malin Kundang pada akhirnya tidak hanya menjadi aktivitas berkesenian bagi murid PKBM Vokasi Piwulang Becik Semarang.