Hilmi pun menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polrestabes Semarang atas keberhasilan mengungkap kasus tersebut dan mengembalikan kendaraannya.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Polrestabes Semarang karena motor saya bisa kembali. Proses pengambilannya juga mudah, transparan, dan tidak dipungut biaya apa pun,” tuturnya.
Keberhasilan pengungkapan jaringan curanmor ini sekaligus menjadi pengingat bagi masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan saat memarkir kendaraan.
Memastikan kendaraan terkunci dengan baik serta tidak meninggalkan kunci yang masih menempel menjadi langkah sederhana namun penting untuk mencegah aksi pencurian.
Melalui pengungkapan kasus dan pengembalian kendaraan kepada para korban, Polrestabes Semarang tidak hanya berhasil mengungkap tindak kejahatan, tetapi juga mengembalikan rasa aman dan kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan kepolisian.












