BeritaNasional

Technical Visit ke Kota Batu, DP2K Semarang Pelajari Pengembangan Desa Wisata Inklusif

9
×

Technical Visit ke Kota Batu, DP2K Semarang Pelajari Pengembangan Desa Wisata Inklusif

Sebarkan artikel ini

“Lonjakan pengunjung memang menjadi indikator keberhasilan sektor pariwisata. Namun di sisi lain, kemacetan yang terjadi dapat mengurangi kenyamanan masyarakat maupun wisatawan,” katanya.

“Pemerintah Kota Batu saat ini masih menunggu realisasi pembangunan jalan tol yang diharapkan mampu mengurangi kepadatan lalu lintas,” jelasnya.

Selain persoalan transportasi, lanjutnya, pesatnya pertumbuhan industri pariwisata juga berdampak pada meningkatnya kebutuhan lahan untuk pembangunan hotel, vila, kawasan perumahan, maupun objek wisata baru.

Kondisi tersebut berpotensi mempercepat alih fungsi lahan apabila tidak diimbangi dengan kebijakan tata ruang yang berkelanjutan.

Prof. Sudharto juga menyoroti kepemilikan aset pariwisata yang hingga kini masih didominasi investor dari luar daerah.

Menurutnya, kondisi tersebut menyebabkan manfaat ekonomi belum sepenuhnya dinikmati masyarakat lokal.