Selain mendorong pengusulan WBTB, Agustina juga menindaklanjuti sejumlah kebutuhan yang disampaikan warga.
Ia meminta Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat menambah dukungan hewan kurban pada pelaksanaan tradisi tahun depan. Sementara kepada Dinas Pekerjaan Umum, ia menginstruksikan agar menyiapkan kebutuhan toren air serta mengkaji penambahan saluran di lokasi kegiatan.
Perbaikan area makam melalui skema tanah wakaf juga menjadi perhatian pemerintah kota.
Tradisi Haul Mbah Senari sendiri berlangsung sejak Sabtu (11/7) malam. Salah satu prosesi yang paling dinantikan adalah pemotongan kambing nazar warga tepat pukul 00.00 dini hari.
Daging kambing kemudian dimasak langsung di area makam tanpa boleh dicicipi terlebih dahulu sebelum dibagikan kepada masyarakat.
Bersamaan dengan prosesi buka luhur atau penggantian kain penutup makam leluhur Dusun Menanging, warga juga membagikan jajanan Ndas Maling kepada para pengunjung.












