Menurut Aniceto, tingkat keterisian lapak di kawasan New PM saat ini telah mencapai lebih dari 80 persen atau sekitar 800 pedagang aktif. Mayoritas pedagang menjual produk fesyen dan kuliner.
“Yang sudah mengisi lebih banyak pakaian dan kuliner campuran. Nanti lantai 2, lantai 3, dan lantai 4 akan kita isi semua,” ungkapnya.
Untuk meningkatkan kunjungan masyarakat, Dinas Perdagangan Kota Semarang akan melakukan evaluasi sekaligus memperkuat strategi promosi.
Upaya tersebut antara lain memastikan harga barang tetap kompetitif serta menghadirkan produk yang memiliki karakter berbeda dibandingkan kawasan perdagangan lainnya di Pasar Johar.
Selain itu, promosi melalui influencer dan media juga akan digencarkan agar masyarakat semakin mengenal wajah baru Pasar Johar melalui kehadiran New PM.
“Kita akan menggandeng influencer dan media untuk memperkenalkan bahwa di Pasar Johar sekarang ada hal baru, yaitu New PM,” pungkasnya.***












