BeritaPendidikan

Wali Kota Semarang Tegaskan Komitmen Hapus Bullying, Dorong Sekolah Ramah Anak

25
×

Wali Kota Semarang Tegaskan Komitmen Hapus Bullying, Dorong Sekolah Ramah Anak

Sebarkan artikel ini

Menurut Agustina, kebijakan perlindungan anak di ruang digital tidak bisa hanya disusun berdasarkan sudut pandang orang dewasa, tetapi juga harus mendengar langsung pengalaman dan kebutuhan anak sebagai pengguna teknologi.

“Kota Semarang sudah mencanangkan berbagai macam hal berkaitan dengan bagaimana anak-anak dapat tumbuh dengan aman, baik, dan mendapat support. Namun, kita tidak akan ada di dalam pikiran bagaimana menciptakan handphone ini aman bagi anak-anak tanpa bertanya langsung kepada mereka,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Agustina juga memberikan perhatian khusus terhadap upaya pencegahan bullying di sekolah.

Ia menilai perundungan tidak boleh lagi dianggap sebagai kenakalan biasa karena dapat meninggalkan trauma psikologis yang berkepanjangan bagi korban.

Karena itu, dirinya mengajak seluruh sekolah membangun budaya saling menghargai dengan membentuk forum anti-bullying yang melibatkan siswa sebagai pelopor perubahan.