BeritaPendidikan

Wali Kota Semarang Tegaskan Tak Ada Toleransi bagi Bullying, Prioritaskan Perlindungan dan Pemulihan Korban

19
×

Wali Kota Semarang Tegaskan Tak Ada Toleransi bagi Bullying, Prioritaskan Perlindungan dan Pemulihan Korban

Sebarkan artikel ini

“Kami memastikan korban memperoleh pendampingan psikologis secara maksimal sekaligus tetap mendapatkan hak atas pendidikan melalui penyesuaian proses pembelajaran sesuai kondisinya,” imbuhnya.

Pemerintah Kota Semarang juga menyatakan menghormati sepenuhnya proses hukum yang saat ini ditangani aparat kepolisian.

Pemkot menegaskan tidak akan mengintervensi jalannya penyidikan dan meminta seluruh pihak bersikap kooperatif agar proses hukum berlangsung objektif, transparan, serta memberikan rasa keadilan.

“Dinas Pendidikan mendukung penuh proses hukum yang sedang berlangsung. Kami terus berkoordinasi dengan kepolisian dan pihak sekolah agar seluruh tahapan berjalan sesuai ketentuan yang berlaku, serta memastikan perlindungan terhadap anak tetap menjadi prioritas,” tegas Ahsan.

Selain fokus pada penanganan korban, Wali Kota Agustina juga menginstruksikan evaluasi menyeluruh terhadap sistem perlindungan anak di seluruh satuan pendidikan di Kota Semarang.