Pada kesempatan tersebut, Agustina turut memaparkan capaian investasi Kota Semarang yang menunjukkan tren positif dalam dua tahun terakhir.
Realisasi investasi pada 2024 tercatat mencapai Rp9,86 triliun, kemudian meningkat menjadi Rp11,14 triliun pada 2025. Kedua capaian tersebut berhasil melampaui target yang telah ditetapkan pemerintah.
Ia menjelaskan, sektor Perumahan, Kawasan Industri, dan Perkantoran menjadi penyumbang terbesar Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dengan nilai investasi mencapai Rp1,69 triliun, yang menunjukkan semakin meningkatnya kepercayaan investor terhadap iklim usaha di Kota Semarang.
Selain menerima paparan dari Pemerintah Kota Semarang, Panja Komisi VII DPR RI juga melakukan peninjauan langsung ke Kawasan Industri Wijayakusuma.
Dalam kunjungan tersebut, rombongan melihat berbagai fasilitas operasional, termasuk sistem pengelolaan limbah serta infrastruktur pendukung kawasan industri.












