SEMARANG, (Repronews.id) – Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti tak sekadar hadir menyaksikan tradisi Sedekah Bumi dan Haul Mbah Senari di Kelurahan Kudu, Kecamatan Genuk.
Di tengah kemeriahan kegiatan yang berlangsung Minggu (12/7), ia turut mencoba langsung membuat jajanan tradisional Ndas Maling, kuliner khas yang telah diwariskan turun-temurun oleh masyarakat setempat.
Dengan didampingi para ibu-ibu warga Kelurahan Kudu, Agustina mempraktikkan proses pembuatan Ndas Maling yang berbahan dasar tepung beras, kelapa parut, dan gula jawa.
Kudapan bercita rasa manis gurih dengan tekstur kenyal tersebut selama ini menjadi bagian tak terpisahkan dari tradisi Sedekah Bumi dan Haul Mbah Senari yang rutin digelar setiap tahun.
Bagi Agustina, Ndas Maling bukan sekadar jajanan tradisional, melainkan menyimpan nilai sejarah dan filosofi yang kuat.












