Kegiatan berlangsung interaktif. Para peserta aktif berdiskusi dan menyampaikan pengalaman mereka dalam mengelola limbah perkebunan maupun limbah rumah tangga.
Antusiasme peserta semakin terlihat saat sesi demonstrasi. Sejumlah pertanyaan disampaikan, salah satunya mengenai lama proses fermentasi dan penggunaan wadah untuk mengantisipasi tekanan gas.
Salah seorang peserta, Siti, menanyakan waktu yang dibutuhkan hingga eco enzyme siap digunakan serta fungsi botol pelepas gas selama proses fermentasi.
“Ini nanti ditunggu berapa lama sampai jadi dan bisa dipakai, Mbak? Terus katanya tadi pakai botol pelepas gas ini biar nggak meledak ya? Kalau nggak pakai botol pelepas gas ini, bisa atau nggak?” tanya Siti.
Menanggapi pertanyaan tersebut, Selin menjelaskan bahwa proses fermentasi eco enzyme membutuhkan waktu sekitar tiga bulan hingga siap digunakan.












