BeritaRegional

Kejar Viral Jangan Korbankan Akurasi, Pemkot Semarang Soroti 34 Temuan Hoaks

55
×

Kejar Viral Jangan Korbankan Akurasi, Pemkot Semarang Soroti 34 Temuan Hoaks

Sebarkan artikel ini

Gambar, suara, video, hingga bukti transaksi kini dapat dibuat maupun dimanipulasi dengan teknologi sehingga semakin sulit bagi masyarakat awam membedakan antara fakta dan rekayasa.

“Perkembangan kecerdasan buatan membuat persoalan ini semakin kompleks. Gambar, suara, video, bahkan bukti transaksi dapat dibuat atau dimanipulasi sehingga semakin sulit dibedakan dari kenyataan,” tutur Agustina.

Karena itu, kemampuan masyarakat dalam memeriksa informasi dinilai perlu terus ditingkatkan. Verifikasi tidak cukup hanya dengan memastikan apakah sebuah peristiwa benar-benar terjadi.

Masyarakat juga perlu memeriksa kapan dan di mana peristiwa tersebut berlangsung, siapa yang menyampaikan informasi, bagaimana konteksnya, serta dari mana sumber informasi tersebut berasal.

Peringatan serupa disampaikan kepada media dan kreator konten yang memiliki kemampuan menjangkau publik dalam waktu singkat.