BeritaNasional

Sejarah Arthur Rimbaud, Penyair Revolusioner Prancis yang Pernah Singgah di Semarang

29
×

Sejarah Arthur Rimbaud, Penyair Revolusioner Prancis yang Pernah Singgah di Semarang

Sebarkan artikel ini

Bagi Rimbaud, suasana kota tropis tersebut menjadi pengalaman yang sangat berbeda dibandingkan tanah kelahirannya di Prancis.

Menyusuri Jalur Kereta Pertama di Indonesia

Dari Semarang, Rimbaud bersama pasukannya melanjutkan perjalanan menuju Salatiga.

Mereka berangkat menggunakan kereta api dari Stasiun Samarang di kawasan Kemijen yang dioperasikan oleh Nederlandsch-Indische Spoorweg Maatschappij (NIS).

Stasiun tersebut tercatat sebagai stasiun kereta api komersial pertama di Indonesia.

Perjalanan dilanjutkan menuju Kedungjati dan Tuntang sebelum para prajurit berjalan kaki menuju markas militer di kawasan Salatiga dan Benteng Willem I di Ambarawa.

Hanya Dua Pekan Menjadi Serdadu

Rimbaud ternyata tidak bertahan lama sebagai tentara.

Ia tercatat berada di tangsi militer Salatiga hanya sekitar dua minggu, yakni pada 2–15 Agustus 1876.

Sejumlah sejarawan menilai kehidupan militer yang disiplin bertolak belakang dengan karakter Rimbaud yang bebas.