Selain itu, terdapat kemungkinan pasukannya akan dikirim ke Perang Aceh yang tengah berlangsung.
Pada 15 Agustus 1876, Rimbaud menghilang dari kesatuannya saat apel pagi. Tindakannya dikategorikan sebagai desersi, yakni pelanggaran berat dalam hukum militer kolonial.
Militer Hindia Belanda kemudian secara resmi menyatakan dirinya hilang pada 30 Agustus 1876.
Diduga Kembali Melalui Semarang
Beberapa kajian sejarah menyebut Rimbaud diduga berjalan kembali menuju Semarang untuk mencari jalan keluar dari Hindia Belanda.
Pelabuhan Semarang saat itu menjadi salah satu pelabuhan internasional yang ramai disinggahi kapal dagang asing.
Dalam sejumlah rekonstruksi sejarah, Rimbaud dipercaya berhasil menyusup ke kapal dagang Inggris Wandering Chief yang kemudian membawanya meninggalkan Jawa dan kembali ke Eropa.
Meski detail pelariannya masih menjadi bahan kajian para sejarawan, kisah tersebut semakin menguatkan posisi Semarang sebagai bagian dari perjalanan hidup penyair legendaris itu.












