Ada perbedaan mendasar antara pemimpin yang ingin mempertahankan jabatan dan pemimpin yang ingin mempertahankan keberlanjutan organisasi.
Pemimpin yang berorientasi pada jabatan cenderung bertanya, “Bagaimana saya tetap dibutuhkan?”
Sementara pemimpin yang berorientasi pada keberlanjutan bertanya, “Bagaimana organisasi ini tetap kuat ketika suatu hari saya tidak lagi dibutuhkan?”
Pertanyaan kedua jauh lebih sulit.
Pertanyaan itu menuntut seorang pemimpin membangun sistem, menyiapkan orang, mentransfer pengetahuan, memperkuat budaya organisasi, dan membuka kesempatan bagi generasi baru untuk mengambil keputusan.
Keberhasilan seorang CEO tidak hanya tercermin dari laporan keuangan ketika ia memimpin. Ada ukuran yang lebih panjang: apakah perusahaan tetap memiliki masa depan ketika tongkat estafet berpindah tangan?
Jika jawabannya ya, berarti pemimpin tersebut telah membangun sesuatu yang lebih besar daripada dirinya sendiri.












