Bahkan jaringan ini juga melibatkan seorang model perempuan asli berinisial F yang merupakan mantan artis untuk melakukan video call secara langsung dengan korban.
Keberadaan model tersebut bertujuan memperkuat hubungan emosional sehingga korban semakin yakin terhadap sosok yang selama ini berkomunikasi dengan mereka.
“Model digunakan untuk melakukan video call atau live call dengan korban agar korban semakin percaya dan yakin untuk menginvestasikan uangnya,” ungkapnya.
Gunakan Platform Trading Crypto Palsu
Dalam menjalankan aksinya, para korban diarahkan mengakses situs investasi Crypto palsu yang telah dimanipulasi oleh jaringan pelaku.
Korban diminta melakukan transfer dana melalui situs perdagangan kripto dengan tampilan layaknya platform investasi profesional.
Namun seluruh sistem dikendalikan pelaku sehingga dana yang disetorkan korban langsung masuk ke jaringan tersebut.












